sumber:malangtimes.com
sumber:malangtimes.com

Saat ini status vulkanik Gunung Bromo sedang meningkat ke level siaga. Dan saat ini pengunjung wisata gunung Bromo hanya dibatasi sampai ke Penanjakan untuk menikmati sunrise dan melihat view Gubung Bromo dari Penanjakan. Gunung Bromo mengeluarkan abu vulkanik berwarna putih keabu-abuan setinggi 1.500 meter.

Sifat letusan Gunung Bromo adalah strombolian yang memiliki ciri seringnya terjadi letusan-leteusan kecil yang tidak begitu kuat, namun terus-menerus dan material yang dimuntahkan berupa material padat, gas, dan batu. Eksplosivitas Gunung Bromo rendah dan potensi bahaya letusan Gunung Bromo adalah terjadinya erupsi preatik dan magmatik yang tiba-tiba, dengan sebaran material vulkaniknya berupa hujan abu lembut dan lontaran batu (pijar) mulai radius 2,5 kilo meter (km) dari pusat erupsi.

Bagi beberapa wisatawan, hal ini justru membuat mereka tertarik mengunjungi Penanjakan Bromo untuk menyaksikan semburan abu vulkanik yang terjadi 4-5 tahun sekali ini.